Senin, 06 Desember 2021

Task 13 Esp

Task 13: Larning Deary "9 stages to be a Good Writer"


On Monday, November 29, 2021. As usual our publishing class should be doing lessons

English for Specific Purposes (ESP) as last Monday, but this time we did not do the course either face-to-face or online because there were lecturer activities outside. But we were given the task of writing a diary as delivered via Whatsapp grub


And here I will summarize a little about the material given that day. Here are some summaries of the material "9 Stages of being a good writer"


1. Choose ideas and concepts according to your skills and passion


Because this concept is close to our lives. Sharing experiences, work, and hobbies is certainly not a difficult thing for us.


2. Consider the target audience


Choose a topic that is useful to many people


3. Prepare an Outline of Book Content


The plan or outline of the contents of this book is very important to guide us when we are in the process of writing a book. And it also helps when we are stuck in writing because we can find other passages to refresh our minds.


4. Complete Book Writing Support Materials


To maintain the quality of our writing


5. Put all your thoughts into the script


Combining previously found knowledge, experience, and external support materials to form a piece of writing into predetermined concepts and ideas. Then, free your mind from writing whatever you want to write. At this stage, avoid over-editing until the draft is complete.


6. Set a Target Time for Writing a Book with TimeLine


Setting a target time for writing a book is very important to maintain consistency, commitment, and enthusiasm.


7. Keep drafts on track


8. Keep Learning and Practice Often


The more we practice writing books, the more skilled we will be at breaking down barriers to writing, and the more skilled we will be at writing and creating books.


9. Publish Your Book


If your book is ready to be published, look for a Book Publisher who is willing to work together to publish your book with a mutually beneficial profit/royalty sharing.


That's my summary of the stages of becoming a great writer.



Thank you


Terjemahan


Pada hari senin, 29 November 2021. Seperti biasa kami kelas penerbitan seharusnya melakukan pembelajaran 

English for Specific Purposes (ESP) seperti di hari senin yang lalu tetapi kali ini kami tidak melakukan mata kuliah tersebut baik tatap muka secara langsung maupun daring(online) berhubung ada kegiatan dosen di luar. Tetapi kami diberi tugas menulis diary sebagai gantinya yang disampaikan melalui grub Whatsapp


Dan disini saya akan merangkum sedikit mengenai materi yang diberikan pada hari itu. Berikut beberapa rangkuman mengenai materi " 9 Stages to be a good writer" 


1. Pilih ide dan konsep sesuai dengan keahlian dan passion Anda


Karena konsep ini dekat dengan kehidupan kita. Berbagi pengalaman, pekerjaan, dan hobi tentu bukan hal yang sulit bagi kita.


2. Mempertimbangkan target audiens


Memilih topik yang bermanfaat bagi banyak orang


3. Siapkan Garis Besar Isi Buku


Rencana atau garis besar isi buku ini sangat penting untuk membimbing kita ketika kita sedang dalam proses menulis sebuah buku. Dan itu juga membantu ketika kita terjebak dalam menulis karena kita bisa melompat ke bagian lain untuk menyegarkan pikiran kita.


4. Materi Pendukung Penulisan Buku Lengkap


Untuk menjaga kualitas tulisan kita


5. Masukkan semua pemikiran Anda ke dalam naskah


Menggabungkan pengetahuan, pengalaman, dan bahan pendukung eksternal yang ditemukan sebelumnya untuk membentuk sebuah tulisan menjadi konsep dan ide yang telah ditentukan. Kemudian, bebaskan pikiran Anda dari menulis apa pun yang ingin Anda tulis. Pada tahap ini, hindari over-editing sampai konsep selesai.


6. Menetapkan Target Waktu untuk Menulis Buku dengan TimeLine


Menetapkan target waktu untuk menulis buku sangat penting untuk menjaga konsistensi, komitmen, dan semangat.


7. Menjaga draf tulisan tetap pada jalurnya


8. Terus Belajar dan Sering Berlatih


Semakin banyak kita berlatih menulis buku, semakin terampil kita dalam memecahkan hambatan dalam menulis, dan semakin kita akan menjadi ahli dalam menulis dan membuat buku.


9. Terbitkan Buku Anda


Jika buku Anda siap diterbitkan, cari Penerbit Buku yang mau bekerja sama untuk menerbitkan buku Anda dengan bagi hasil/royalti yang saling menguntungkan.


Itulah rangkuman saya mengenai tahapan- tahapan menjadi penulis yang hebat.



Terimakasih


Jumat, 12 November 2021

Task 9 Esp

   Laerning Deary

                 (Alfia ningsi)


Pada hari senin tanggal 1 November 2021 saya bangun di jam 06.00 pagi dan bersiap-siap untuk mandi, sarapan dan sebagainya setelah pukul 8:30 wita saya bersiap-siap untuk mengikuti pembelajaran mata kuliah English for Specific Purpose (ESP) bersama teman-teman yang dibawakan oleh ibu Widya tidak seperti biasanya kali ini kami tidak belajar dengan tatap muka atau di kampus seperti biasa tetapi hanya kuliah online(hanya melalui whatsapp) dan kami diberikan tugas artikel tentang digital publishing yang dibagikan di laman blog.


Apa saja yang saya dapatkan setelah membaca artikel tersebut ? Yang pertama, pengertian penerbitan digital. Dapat dikatakan bahwa penerbitan digital adalah tindakan membuat media tersedia secara online. Dan kedua adalah penerbitan elektronik sama saja dengan penerbitan digital namun penerbitan digital lebih umum digunakan. Bentuk terbitan penerbitan digital atau penerbitan elektronik disebut media digital. Dan yang ketiga adalah contoh media digital adalah e-book, buletin, jurnal, laporan penelitian, majalah, brosur, dan hampir semua konten yang diakses secara online termasuk penerbitan digital.


Nah itulah tadi cerita saya di hari senin 1 November 2021 mohon maaf jika banyak salah kata,dan terimakasih kepada dosen pembimbing ibu Widya yang telah mengajarkan banyak tentang pembelajaran di mata kuliah Esp maupun Non-fiksi.


Terimakasih.


Terjemahan:



On Monday, November 1, 2021, I wake up at 06.00 am and get ready to take a shower, have breakfast and so on. After 8:30 am I get ready to take the English for Specific Purpose (ESP) course with my friends. delivered by Mrs. Widya unlike usual this time we did not study face-to-face or on campus as usual but only lectured online (only via whatsapp) and we were given the task of writing articles about digital publishing which were distributed on the blog page.


What do I get after reading the article? The first is the notion of digital publishing. It can be said that digital publishing is the act of making media available online. And second is electronic publishing is the same as digital publishing but digital publishing is more commonly used. The published form of digital publishing or electronic publishing is called digital media. And the third is examples of digital media are e-books, newsletters, journals, research reports, magazines, brochures, and almost all content accessed online including digital publishing.


So, that was my story on Monday, November 1, 2021, sorry if there are many wrong words, and thank you to the supervisor, Mrs. Widya, who has taught me a lot about learning in Esp and Non-fiction courses.


Thank you.


Sabtu, 16 Oktober 2021

Tugas 6 Non Fiksi

Tugas 6: Membuat Outline dan Daftar isi Buku


ENREKANG MASSENREMPULU 
           (Alfia Ningsi)



Teknik menulis buku nonfiksi terlihat berbeda dengan buku fiksi mulai dari cara penyajian materi dalam buku, penulisan paragraf, penggunaan kata, data pendukung, pencantuman indeks, sampai dengan penulisan daftar pustaka.


Daftar pustaka


Deskripsi buku

Menceritan tentang keindahan alam dan kebudayaan yang ada di suatu wilaya yang termasuk wilayah pelosok yang ada di sulawesi selatan tetapi mempunyai budaya  dan keindahan alam yang luar biasa



Daftar isi


BAB 1  

MENGENAL BUDAYA ENREKANG

A.Sejarah Enrekang

B.Bahasa Enrekang


BAB 2 

SUKU DAN ADAT ISTIADAT YANG ADA DI ENREKANG

A.Suku

B.Agama

C.Mitos-mitos 

D.Larangan


BAB 3

MAKANAN CIRI KHAS ENREKANG

A.Dangke

B.Deppa Tetekan


BAB 4

WISATA ENREKANG 

A.Gunung nona/Gunung Kembar

B.Air Terjun Bone-bone

C.Gunung latimojong 



Jumat, 08 Oktober 2021

Tugas 4 non fiksi

 Tugas 4: Berkomitmen, menumbuhkan motivasi menulis, dan menemukan ide brilian tentang konsep

Beberapa orang secara unik dan menarik lebih tertarik untuk menulis buku non fiksi dibandingkan dengan buku fiksi. Dilihat dari tingkat kesulitan, buku fiksi tentu lebih mudah untuk digarap karena murni menggunakan hasil pemikiran penulis. 

Lalu, bagaimana dengan karangan atau tulisan non fiksi? Meskipun dari segi kesulitan, tulisan non fiksi ini memang lebih sulit. Namun, beberapa orang bahkan lebih suka produktif menyusunnya dibanding tulisan fiksi. Alasannya tentu beragam, dan setiap penulis akan memiliki pandangan berbeda-beda.


Pada kali ini saya akan membuat sebuah buku nonfiksi dengan Tema "Kebudayaan Enrekang" Pada tema yang saya bahas ini akan berisi cerita mengenai kebudayaan masyarakat enrekang dan asal usul wilayah enrekang.


Dan saya berkomitmen bahwa saya akan menyelesaikan buku non fiksi sebanyak 100 halaman dan akan saya selesaikan di akhir semester pada bulan desember,jika saya tidak bisa menyelesaikan buku non fiksi ini saya tidak bisa mendapat nilai A 


Kamis, 07 Oktober 2021

Tugas Esp 4

 Tugas 4 : Critical thinking,speaking and writing pratice Critical thinking,speaking and writing pratice


Writing Conversation

Grace : Hi alifa!

Alfia: Hi Grace!

Grace : I want to ask a question for you what is publishing ?

Alfia : Publishing is generally difined as the activity behind duplicating a work of written content and making it widely available

Grace : What is a publisher ?

Alfia : Simply put, a publisher is someone who publishes.

Grace : Explain the history of publushing !

Alfia : Publishing became possible with invention of writing and became more proctial with the introduction of printing.

The chinese inventor Bi Sheng made a movable type of farthenwere circa 1045. Around 1450 Johannes Gutenberg invented movable type in Europe. Modern newspaper publishing started in Germany in 1609, with the publishing of magazine following in 1663. The establishment of the word wide web in 1989 soon propelled the website into a dominant publishing medium.

Grace : Who invented the actual movable machine type in the history of publishing ?

Alfia : Johannes Gutenberg invented movable type in Europe 1450

Grace : Metion some products of publishing !

Alfia : Book, newspaper, magazines ,tabloid and bulletin.



Menulis Percakapan


Grace : Hi alifa!

Alifa : Hi Grace!

Grace : Aku ingin memberikan kamu sebuah pertanyaan apa itu penerbitan?

Alfia : Penerbitan pada umumnya didefinisikan sebagai kegiatan dibalik penggandaan sebuah karya dari konten tertulis dan membuatnya tersedia secara luas.

Grace : Apa itu penerbit?

Alfia : Sederhananya,penerbit adalah seseorang yang menerbitkan.

Grace : Jelaskan sejarah penerbitan !

Alfia : Penerbitan menjadi mungkin dengan penemuan tulisan dan menjadi lebih praktis dengan diperkenalkannya percetakan.

Penemu Cina Bi Sheng membuat jenis gerabah bergerak sekitar tahun 1045. Sekitar tahun 1450 Johanes Gutenberg menemukan jenis gerabah di Eropa. Penerbitan surat kabar modern dimulai di Jerman pada tahun 1609, diikuti dengan penerbitan majalah pada tahun 1663. Pembentukan word wide web pada tahun 1989 segera mendorong situs web menjadi media penerbitan yang dominan.

Grace : Siapa yang menemukan jenis mesin bergerak yang sebenarnya dalam sejarah penerbitan?

Alfia : Johannes Gutenberg menemukan tipe bergerak di Eropa 1450.

Grace : Sebutkan beberapa produk penerbitan!

Alfia : Buku, surat kabar, majalah, tabloid dan buletin.

Thank you.

Kamis, 23 September 2021

Tugas 2 Esp

 Assalamualaikum wr.wb.


Hai semua !


Hari ini saya akan menceritakan tentang proses belajar dalam mata kuliah English for Specific Purpose. Dan saya juga akan membagikan materi-materi yang dibahas dalam pembelajaran English for Specific Purpose.


Pada hari senin 20 september 2021 adalah pertemuan kedua mata kuliah English for Specific Purpose. Dan dibawakan oleh dosen pembimbing kami Dr. Widya Rizky Pratiwi, S.PD., MM.  Pada semester ini kami memanfaatkan media digital dalam proses pembelajaran dengan membuat blogger maupun wordpress. dan diajarkan bagaimana cara menggunakan blog dengan benar terutama dalam proses pembelajaran, Pada awal pembelajaran pertemuan pertama jumlah mahasiswa 10 orang dari 11 orang mahasiswa penerbitan

Ada dua metode yang kami gunakan dalam pembelajaran yaitu offline dan online

Pada pertemuan kedua  kami Belajar dan Membahas  reading practice. Reading practice

Melatih  kemampuan kami dalam memahami  suatu isi bacaan. Bacaan tersebut  tidak lepas dari materi tentang penerbitan.Berikut ini beberapa ringkasan materi


Apa itu penerbitan?


Yang dimaksud dengan penerbitan adalah semua benda tercetak berisi tulisan atau karangan, kumpulan foto atau reproduksi karya-karya gambar lainnya, yang mempunyai nilai berita, penerangan, ilmu pengetahuan atau hiburan. Penerbitan, dari kata asal terbit, juga dikenal dengan istilah publikasi, yaitu media tercetak buku, brosur atau buklet, pamflet atau poster, majalah, dan surat kabar. Penerbitan dapat dibagi dalam dua jenis, yaitu penerbitan khusus dan penerbitan pers.


Demikianlah penjelasan singkat tentang apa itu penerbitan,apa itu penerbit dan sejarah penerbitan 


Apa itu penerbit?


Istilah penerbit (tradisional) atau traditional publishing sering dipadankan dengan istilah penerbit konvensional atau penerbit mayor.

penerbit adalah penerbit yang umumnya sudah dikenal dengan baik oleh publik (pembaca), misalnya Gramedia, Erlangga, Mizan, Bentang, Kanisius, Andi Offset, Serambi dan lain sebagainya. Buku-buku yang diterbitkan oleh penerbit (tradisional) biasanya dapat dijumpai dengan mudah baik di toko buku fisik maupun online. Untuk mengetahui daftar penerbit (tradisional) secara umum, kita bisa melihatnya melalui situs Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI), lengkap dengan alamat kantornya masing-masing dan subjek buku yang diterbitkan.


Sejarah penerbitan


Secara sederhana sejarah perkembangan penerbitan di Indonesia dapat dibagi menjadi beberapa bagian waktu. Penjelasannya adalah sebagai berikut: a. Masa Sebelum Penjajahan Abad 14 – 17 M Budaya tulis menulis nusantara telah terbentuk sejak abad 14 Masehi. Pada masa itu perbukuan masih berupa naskah-naskah yang ditemukan dalam bentuk buku maupun kumpulan lembaran daun lontar yang ditulis tangan. Materi yang dituliskan berupa ayat-ayat suci, babad sejarah, karya sastra dan naskah resmi kerajaan seperti perjanjian atau keputusan raja. Pada abad 14 Masehi beberapa 21 buku yang ditulis seperti kitab Sutasoma karya Mpu Tantular dan kitab Nagarakertagama karya Mpu Prapanca. Penulisan kitab-kitab agama Islam mulai muncul pada abad 16 Masehi dan tersebar di nusantara, khususnya di Jawa dan Sumatra.


Terimakasih.



BAHASA INGRIS


Hi all !


Today I will tell you about the learning process in the English for Specific Purpose course. And I will also share the materials discussed in learning English for Specific Purpose.


On Monday 20 September 2021 is the second meeting of the English for Specific Purpose courses. And brought by our supervisor Dr. Widya Rizky Pratiwi, S.PD., MM. In this semester we use digital media in the learning process by creating bloggers and wordpress. and taught how to use blogs properly, especially in the learning process. At the beginning of the first meeting, there were 10 students out of 11 publishing students

There are two methods that we use in learning, namely offline and online

In the second meeting we studied and discussed reading practice. Reading practice

Train our ability to understand a reading content. The reading cannot be separated from the material about publishing. Here are some summaries of the material


What is publishing?


What is meant by publishing is all printed objects containing writings or essays, collections of photos or reproductions of other graphic works, which have news, information, scientific or entertainment value. Publishing, from the original word published, is also known as publication, namely the printed media of books, brochures or booklets, pamphlets or posters, magazines, and newspapers. Publishing can be divided into two types, namely special publications and press publications.


What is a publisher?


The term publisher (traditional) or traditional publishing is often paired with the term conventional publisher or major publisher.

publishers are publishers that are generally well known by the public (readers), for example Gramedia, Erlangga, Mizan, Bentang, Kanisius, Andi Offset, Serambi and so on. Books published by (traditional) publishers can usually be found easily both in physical bookstores and online. To find out the list of (traditional) publishers in general, we can see it through the website of the National Library of the Republic of Indonesia (PNRI), complete with their respective office addresses and the subject of the book published.


Publishing history


In simple terms, the history of the development of publishing in Indonesia can be divided into several parts of time. The explanation is as follows: a. The Period Before Colonialism 14-17 AD The writing culture of the archipelago has been formed since the 14th century AD. At that time books were still in the form of manuscripts found in the form of books or collections of handwritten palm leaves. The material written is in the form of sacred verses, historical chronicles, literary works and official royal texts such as agreements or king decisions. In the 14th century AD some 21 books were written such as the book Sutasoma by Mpu Tantular and the book Nagarakertagama by Mpu Prapanca. The writing of Islamic religious books began to appear in the 16th century AD and spread throughout the archipelago, especially in Java and Java.


Thus a brief explanation of what publishing is, what is a publisher and the history of publishing.




Thank you.

Rabu, 22 September 2021

Tugas 2 Nonfiksi

 Mengenal perbedaan fiksi dan nonfiksi


Pengertian Menulis

Menulis adalah sebuah kegiatan menuangkan pikiran, gagasan, dan perasaan seseorang yang diungkapkan dalam bahasa tulis. Dalam pengertian yang lain, menulis adalah kegiatan untuk menyatakan pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan yang diharapkan dapat dipahami oleh pembaca dan berfungsi sebagai alat komunikasi secara tidak langsung. Dengan demikian, dapat kita tegaskan bahwa pengertian menulis adalah kegiatan seseorang untuk menyampaikan gagasan kepada pembaca dalam bahasa tulis agar bisa dipahami oleh pembaca.


Fiksi adalah sebuah cerita tentang kehidupan manusia yang bersifat fiktif, yakni hanya rekaan pengarangnya. Sedangkan nonfiksi adalah cerita yang tidak bersifat fiktif sebab pengarang menulis cerita berdasarkan fakta dan kenyataan yang ada. Adapun perbedaan yang lebih spesifik dari fiksi dan nonfiksi, yaitu:


Fiksi


Ditulis berdasarkan imajinasi pengarang.


Dipengaruhi oleh subjektivitas pengarang.


Bahasa karangan fiksi bersifat denotatif dan konotatif sehingga bisa menimbulkan penafsiran yang beragam.


Contoh dari karya fiksi adalah cerita pendek (cerpen), puisi, novel, cerita bersambung (cerbung), dan sejenisnya.


Nonfiksi


Dibuat berdasarkan fakta atau realitas yang benar-benar terjadi di dalam kehidupan.


Karya nonfiksi berusaha mencapai taraf objektivitas yang tinggi.


Bahasa nonfiksi bersifat denotatif dan menunjuk pada pengertian yang sudah ada (tidak ambigu).


karya nonfiksi adalah esai, artikel resensi, dan feature.

Task 13 Esp

Task 13: Larning Deary "9 stages to be a Good Writer" On Monday, November 29, 2021. As usual our publishing class should be doing ...